Rakho Airbrush
Rabu, 27 Maret 2013
Jumat, 30 November 2012
Modifikasi Mesin Bikin Kenceng, Malah BBM Lebih Irit (Stage I)
Bagi anda yang menyukai kecepatan, seperti saya pasti anda akan
memodifikasi mesin motor anda agar memperoleh tenaga sesuai keinginan
anda dan pastinya anda tetap ingin konsumsi BBM motor anda tetap irit
atau bahkan lebih irit dibanding sebelum dimodifikasi. Saya punya
racikan ampuhnya. Resepnya adalah rombak seluruh sistem pengapian pada
bagian mesin anda. Ganti Capacitor
Discharge Ignition (CDI), peranti ini adalah induk/biangnya produksi
api sebelum diteruskan ke ruang pembakaran. CDI standard pabrik biasanya
memiliki limit dan kemampuan menghasilkan percikan apinya lebih kecil
dibanding CDI racing. CDI racing zaman sekarang kebanyakan sudah
mengadopsi sistem digital. Perlu dingat sebelum mengganti CDI pastikan
jenis pengapian motor anda menganut sistem AC atau DC. Bila motor anda
hanya digunakan untuk keperluan harian anda tidak perlu mengganti yang
khusus balap mengingat harga yang cukup mahal. Pada motor harian bila
anda tertarik untuk menggunakan merek BRT(Bintang Racing Team) anda
cukup menggantinya dengan tipe Hyperband kira-kira harganya berkisar
antara 350rb-400rb. Untuk meningkatkan sistem pengapian pada motor,
selain CDI anda juga dapat mengganti Busi dan Kabel Busi. Busi perlu
diganti yang jenis racing berbentuk jarum dan bahan yang paling bagus
adalah Iridium. Saya menggunakan busi NGK racing jarum berbahan
Platinum. Kalau CDI dan busi sudah menghasilkan percikan api yang besar,
percuma kalau perantara atau kabel businya masih standard. Jadi saya
menggantinya dengan kabel busi split fire berbahan serat optik. Bila
anda rasa masih kurang anda juga bisa mengganti koil yang lebih bagus,
tetapi hal itu tidak saya lakukan mengingat budget yang sedikit. Untuk
memodifikasi itu semua saya harus rela merogoh kocek hingga 440rb,
tetapi saya cukup puas karena peningkatkan tenaga cukup signifikan
walaupun belum melakukan pengetesan lewat dynometer dan CDI yang saya
pakai unlimiter. Perlu diingat seluruh modofikasi yang telah saya
beberkan tadi untuk motor saya JupiterZ keluaran 2006. Berikut adalah
spesifikasi CDI BRT HyperBand:
| Tegangan Kerja | : | 12 s/d 18 Volt |
| Konsumsi Arus | : | 0.1 s/d 0.8 A |
| Putaran Mesin | : | 400 s/d 20.000 RPM |
| Ignition Timing (Idle) | : | 12� s/d 15� BTDC |
| Advance Timing | : | 27� s/d 42� (Lihat Label di CDI) |
| Used | : | Standard, Racing, Kompetisi |
| CDI Type | : | DC |
| Ignition Control | : | Digital – Microcontroller (Powered by Philips Semiconductor) |
| Standarisasi | : | JASO/JIS/UL (Japan Standard) |
| Protection | : | Automatic Low Voltage Protection |
UPDATE (23/08/2008)
Saya mau memberi sedikit tambahan. Bila anda sudah mengganti CDI
standard anda dengan CDI BRT, saya sarankan untuk TIDAK mengganti koil
standard anda dengan koil racing. Pasalnya, pihak BRT pernah mengklaim
kalau seluruh produk yang mereka buat diuji dengan koil standard dari
pabrik motor itu sendiri. Beda dengan CDI XP 2002 yang melakukan
penelitian koil racing dan standard. Sebagai ilustrasi bila anda
mengganti CDI standard ke CDI BRT akan ada peningkatan tenaga sekitar
0,8 HP, bila anda mengganti koil racing maka akan ada peningkatan tenaga
sekitar 0,3 HP. Tetapi bila anda mengganti keduanya maka belum tentu
peningkatan tenaga menjadi 0,8 + 0,3 = 1,1 HP bisa jadi kurang dari itu.
Dampak lainnya CDI BRT anda akan cepat rusak atau mati. Lalu karena
banyaknya pertanyaan tentang keberadaan kabel busi spilt fire itu, di
sini saya tekankan bahwa tidak harus menggunakan kabel busi merek itu, yang terpenting adalah bahannya yang terbuat serat optic
PARA BRO-BRO…. GW UDA BIKIN MOTOR GW LEBIH KENCENG LAGI
TAPI TAMBAH IRIT LAGI KONSUMSI BBM-nya BRO LIAT DEH DI “Modifikasi
Mesin Bikin Kenceng, Malah BBM Lebih Irit(Stage II)” http://willycar.wordpress.com/2009/03/05/modifikasi-mesin-bikin-kenceng-malah-bbm-lebih-irit-stage-ii/
UPDATE LAGI….
Sepertinya kabel busi split fire ini saya sudah cari kemana-mana,
tetapi sudah tidak ada lagi yang jual. Sepertinya pabrik kabel busi ini
sudah tutup…. Seluruh harga yang saya keluarkan untuk memodifikasi motor
ini, saat pada tanggal 9 Juni 2008. Jadi tidak mungkin kalau harganya
maish sama… LAGI PULA, BEBERAPA MOTOR MENGGUNAKAN KABEL BUSI YANG SUDAH
TERSAMBUNG DENGAN KOIL SECARA PERMANEN, JADI KLO MAU GANTI KABEL BUSI
INI HARUS GUNTING KABEL BUSI STANDARD. JADI MOHON DIPERTIMBANGKAN LAGI
YA………..
* Berbagai macam model modifikasi motor di
Indonesia dewasa ini berkembang pesat di kalangan masyarakat baik
pengedara muda maupun dewasa demi kepuasan diri ingin tampil bedah
dengan yang lainnya. Motor yang dimodifpun beraneka ragam mulai dari
motor bebek, metic, sport, vespa hingga motor besar dengan keragaman
pengecatan sesuai dengan keinginan pemiliknya *
B. Kemunculan Bengkel Modifikasi Motor
Maraknya keinginan untuk memodifikasi motor tunggangannya itu membuat
tumbuhnya bengkel-bengkel motor di Indonesia, baik yang bengkel resmi
dari pabrikan dan bengkel non pabrikan atau milik perorangan. Kemunculan
bengkel tersebut juga bernacam-macam layanannya khusus bengkel dari
pabrikan tidak melayani dalam memodifikasi hanya bersifat service mesin
kendaraan baik yang sifatnya ringan atau bersifat berat misalkan turun
mesin. Segala sesuatu yang berujung pada pembongkaran mesin harus
mengacu pada prosedur yang telah distandardkan oleh pabrikan termasuk
suku cadangnya menyediakan keorisinalan produk dari merek kendaraan
tersebut. Untuk mendirikan Bengkel jenis ini tidak mudah, karena
memerlukan modal yang besar dari pemiliknya dan bengkel ini harus
mempunyai ikatan resmi bersertifikasi dari merek kendaraan tertentu.
Para karyawannyapun harus mendapat pelatihan secara resmi dari pabrikan,
tidak asal comat saja dilapangan. Bengkel resmi dari merek-merek motor
yang diperdagangkan di indonesia itu, telah tumbuh banyak di berbagai
kota diseluruh Indonesia baik yang berada di kota kecil maupun berada di
kota besar. Bengkel standard pabrikan biasanya merangkap di setiap
showroom penjualan motor dari berbagai macam merek seperti Yamaha.
Honda, Suzuki, Kawasaki serta merek lainnya. Sedangkan bengkel
perorangan atau bengkel yang dikelolah oleh komunitas termasuk dalam
klasifikasi satandard dan modifikasi, tergantung pelayanan dari bengkel
tersebut. Untuk bengkel pengelolaan perorangan banyak jumlahnya baik
skala kecil dan menegah. Keberadaan bengkel jenis ini telah mengakar di
tengah masyarakat karena jumlahanya banyak, hampir disepanjnag jalan
mana saja selalu ada bengkel semacam ini ada kalanya merangkap penjualan
suku cadang dari beragam merek kendaraan bermotor dan ada juga bengkel
yang hanya menerima service saja yang keberadaanya menumpang di emperan
tempat tinggalnya atau di halaman rumahnya. Usaha bengkel yang satu ini
memang mudah dan bermodalkan kecilpun juga bisa berdiri sebagai
pengusaha…wee…keren juga namanya…itu…, Hanya dengan bermodalkan
pengalaman bongkar pasang motor sekalian hobby itu sudah dapat membuka
usaha ini. Perekrutan karyawanpun tidak berbelit-belit… tinggal
kesepakatan saja dengan pemiliknya….paling-paling ditanya soal mesin…!.
Lain lagi bengkel yang dikelolah dengan kriteria khusus, merupakan
bengkel yang dikenal dengan nama “Bengkel Modifikasi”. Untuk golongan
bengkel semacam ini ada yang dikelolah oleh perorangan dan juga ada yang
dikelolah oleh komunitas motor. Jenis layanannya juga beragam ada yang
service biasa, ada juga yang dikorek atau dikilik mesinnya, misalkan
diganti karbu, piston serta yang lainnya hingga motor menjadi beringas …
tak terkendali oleh orang yang setengah-setengah nyalinya… untuk narik
gas… pol…gitu…!!!. Hati-hati lho, kalau mengendarai yang satu ini… jika
meleng… langsung jumpalitan di jalan raya bahkan bisa mencium tuhh…aspal
jalanan…, atau nyungsep ke tengah sawah jika ngebut di jalan yang kanan
kirinya itu banyak tanaman padinya. Bengkel jenis ini biasanya
disenangi oleh anak-anak muda yang suka kebut-kebutan di jalan raya guna
menujukkan eksistensinya sebagai anak muda, bahkan pada kasus-kasus
tertentu bisa dijadikan taruhan yang memerlukan nyali khusus para
pengendaranya. Dalam kasus seperti ini, tidak jarang aparat kepolisian
dibuat pusing… oleh ulah kelompok-kelompok tertentu yang
menyelenggarakan adu balap liar tersebut, dimana keberadaannya sudah
menjalar ke berbagai macam lingkungan dikota-kota seluruh wilayah
Indonesia.
- Simak tips berikut ini:
1. Piston. Untuk memodifikasi motor Anda agar menjadi lebih cepat lajunya, Anda harus mengurangi berat piston sehingga tenaga motor meningkat karena tenaga yang hilang untuk melawan berat piston. Untuk mengurangi berat piston, Anda bisa memotong bagian bawah dari piston, besarnya bagian yang dipotong tersebut sudah tertentu (pasti) dan tiap sepeda motor tidak sama.
2. Kepala Silinder. Dalam proses modifikasi motor Anda, kompresi ruang bahan bakar sangat menentukan tenaga yang dihasilkan. Prinsipnya, semakin tinggi kompresi bahan bakar semakin besar tenaga yang dihasilkan. Untuk mempertinggi kompresi ruang bakar dapat dilakukan dengan mengurangi volume ruang bakar. Pada sepeda motor umumnya, hal ini dilakukan dengan menggerinda kepala silinder sehingga ruang bakar berkurang dan kompresinya meningkat.
3. Lubang Pembilasan. Jumlah gas baru campuran bensin dan udara yang dimasukkan ke ruang bakar sangat menentukan ternaga motor yang dihasilkan. Semakin banyak gas yang dimasukkan berarti kepadatan gas semakin tinggi sehingga tekanan kompresi naik dan pembakaran lebih baik. Untuk mencapai hal itu, lubang pembilasan (pemasukkan) diperluas agar jumlah gas baru yang masuk lebih banyak. Perluasan lubang bilans tersebut harus tetap pada batas-bataa tertentu dan disertai pula modifikasi di bagian lain. JIka hal itu tidak dilakukan maka motor bukannya bertambah tenaganya, tapi justru menjadi rusak.
4. Sistem Kelistrikan. Tenaga listrik pada motor kebyakan 6 volt. Tagangan tersebut dapat diubah menjadi 12 volt dengan mengubah system kelistrikannya. Dengan tegangan 12 volt, lampu-lampu menjadi lebih terang, klakson menjadi lebih keras dan bunga api busi menjadi lebih besar.
5. Rocker Arm. Rocker arm atau lengan penumbuk katup juga berfungsi untuk meneruskan gerakan dari batang penekan (push rod) atau dari poros pam sehingga katup bisa membuka dan menutup. Rocker arm yang baik adalah yang ringan tapi kuat. Jika pemotongan rocker arm berlebihan akan mengakibatkan rocker arm menjadi mudah patah.
6. Roda Gigi. Modif motor dilakukan dengan tujuan agar kecepatan sepeda motor bertambah pada tenaga mesin yang sama, roda gigi belakang harus diganti dengan ukuran diameter yang lebih kecil, jika roda gigi diganti dengan yang lebih kecil tentu saja panjang ranta roda harus dikurangi dan disetel.
Kamis, 22 November 2012
* Perkembangan Atomotif khususnya Motor melalui keluarnya seri-seri
baru dalam produknya akan memacu timbulya komunitas motor di Indonesia,
sehingga dampak yang ditimbulkan akan menciptakan kegiatan-kegiatan
seperti touring, kontes, pameran dan sejenisnya dengan didukung oleh
pihak pabrikan motor serta instansi pemerintahan terkait *
Langganan:
Komentar (Atom)
